Sabtu, 28 April 2012

Beginilah, Cinta!


Beginilah, Cinta!


Ikhlas
Maafkan aku
Belum bisa aku menggapaimu 100%..Tapi aku tidak kalah, aku hanya sekedar cinta.ya sekedar cinta. Aku bukan tidak ikhlas,bukan..hanya belum 100%, belum penuh.
Ketika seorang sahabat berkata “selalu mencari pembenaran daripada kebenaran”
Haha..aku tersenyum & meng”iya”kan dalam hati.
Karena nasehat mereka tak pernah salah..
Wahai sahabat2ku yang selalu setia disampingku..ingin kukatakan”Beginilah Cinta!”
Buta.Nyaris diluar akal sehat..
Tapi ruang iman masih memagariku.rapat.sangat rapat..bahkan hampir tak bercelah.
Anggaplah ini hanya hal biasa, hanya hadir sesekali muncul dalam episode hati. Bukankah kalian memahamiku lebih dari itu?
Sahabat..
Anggap saja aku sudah ikhlas. Ikhlas tidak serta merta menghilangkan cinta, bukan?
Pahami aku..aku butuh waktu lebih dari ini.aku hanya butuh pengertianmu, sahabatku..^^
Aku tidak galau. Hanya resah sesekali, bahkan sekarang nyaris tidak. Beginilah Cinta, memahami tatkala itu memberatkan, mengerti walaupun itu menyakitkan,  bertahan meskipun kenyataan berbeda dari statement. Aku bukan bodoh, ya aku hanya cinta, jadi biarkan aku mencinta, walau harus tak bernada...

Ya, karena Beginilah Cinta!

Senin, 09 April 2012


Maidany - Bukan Sang Hakim

Semalam terasa indah bersamanya
Suasana damai penuh ceria
Saling berbagi kisah kenangan dunia
Namun kini……..

Hari-hari berjalan terasa berat
Ada ketersiksaan di dalam dada
Pertemuan bagai beban derita
Sulit untuk terlukiskan oleh kata
Karena perasaan yang bicara..
..yang bicara

Melihat wajahnya…..
Mendengar suaranya…..
Tersebut namanya…..
Benci…..

Bukalah mata hati, bukan mata benci
Kita bukanlah Sang Hakim
Yang layak untuk menghukum
Kita juga pernah tersalah, dan bersalah
Bencilah sekedarnya
Maafkanlah kekhilafannya…walau

Kita bukanlah manusia yang sempurna
Janganlah merasa seolah tanpa noda
Kita hanya manusia yang penuh khilaf salah
Maafkanlah ia bila hatimu terluka
Karena kita bukan sang hakim