Pertemuan antara kehendakmu dan kehendak-Nya bagaikan angin yang membatasi busur panahmu dengan sasaran. Meskipun perhitunganmu sangat akurat, bisa saja angin “membelokkan” busurmu ke arah yang lain..
Tugasmu hanyalah memfokuskan perhatianmu pada sasaran, mempersiapkan segala kemungkinan untuk berhasil “membidik” tepat sasaran. Selanjutnya, biarkan ketentuan-Nya yang bermain..
Rabu, 18 Januari 2012
Puasa Daud, Puasa Paling Istimewa | Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Rumaysho.Com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar