Kamis, 19 Januari 2012


GALAU VS GAUL



(by : AN , Sebuah Refleksi Diri )

Fenomena “Galau” menjadi hal yang tidak asing lagi bagi remaja masa kini. Galau seolah menjadi sebuah Trend untuk menggambarkan keadaan yang tidak menentu, resah, gelisah, bete, bimbang, ragu, bingung dan sebagainya. Tapi sebenarnya, apa sieh makna galau yang sebenarnya? Let’s Cekidot!!!

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)  edisi IV (2008) halaman 407 dikatakan galau “ berarti kacau (tentang pikiran) ; “ bergalau” berarti (salah satu artinya) kacau tidak karuan (pikiran) ; dan “kegalauan” berarti sifat (keadaan hal) galau. Jadi kalau merujuk ke definisi kamus KBBI, keadaan galau adalah saat pikiran kacau tidak karuan. Orang yang tengah galau pikirannya kacau. Galau seolah ditujukan pada hal-hal abstrak yang sejatinya bermakna negatif. Galau kian menjadi kata familiar karena remaja biasanya tertarik pada hal-hal abstrak alias nggak jelas (uppSsSSs ^_^)..

Apapun yang berhubungan dengan galau pun makin populer dengan dituliskannya  di berbagai situs jejaring sosial mulai dari Facebook, Twitter, Tumblr, Blog etc..Salah satu teman sekelas saya dStatus FB nya mengatakan bahwa  galau itu sama kayak makan kerupuk. gak pernah kenyang. kalo galau, ga ada abisnya”. Ada lagi teman saya yang lain yang mengatakan “galau itu kayak angin.menerpa dari segala arah tapi kita gak tau darimana asalnya”..Kreatif banget dah teman2 saya itu..ZzzZZ..Sampai ada salah 1 stasiun TV Swasta yang membuat sebuah acara untuk orang-orang galau, sebut saja nama acara itu”Galau Nite”. Rupa-rupanya galau semakin merajalela, kawan..

 Tapi haruskah kita galau?Hanya karena itu menjadi seolah suatu “keharusan” atau “kewajaran” dalam kehidupan?Mau jadi “generasi galau”?Yang lantas berdiam diri,murung, sedih & kehilangan harapan?hilang kepercayaan diri?Haduh...nggak banget,Sista,Brotha..^^
Adakalanya kita boleh saja galau, kita berhak galau, tapi galau tidak berhak mematikan harapan-harapan kita..Bukankah dalam setiap kesulitan hidup selalu ada kemudahan setelahnya? ALLAH.SWT  telah berfirman dalam surat Al Insyirah ayat 6:

“ Inna ma’al usri yusro”
Artinya : “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”

Ada lagi firman ALLAH.SWT dalam surat Ar Rahman yang berulang-ulang disebutkan :
“ Fabiayyia laa irobbikuma tukdziban “
Artinya : “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”

Dari firman ALLAH yang sudah disebutkan diatas, jadi apa yang bisa kamu simpulkan?
Ya, begitulah ALLAH mengatur kehidupan, setiap kesulitan yang kita hadapi, pasti ada kemudahan setelahnya. Jadi jangan mentang2 lagi galau, kita malah menjadi pasif dan tak berusaha mencari solusi dari masalah kita tersebut. Janji ALLAH itu tak pernah ingkar, guys. Tinggal kitanya yang berikhtiar mencari cara keluar dari kegalauan itu. Lalu dalam surat Ar Rahman tadi pun jelas kembali mengingatkan kita bahwa nikmat ALLAH itu begitu luas dan bertebaran dimuka bumi. Kita tidak bisa mendustakan itu semua. Mulai dari nikmat sehat, indra tubuh yang lengkap, bernapas, bisa kuliah, bersosialisasi, de el el. Lalu di bagian manakah ALLAH mengecewakanmu? Jelas-jelas nikmat ALLAH menyelimutimu, lalu kenapa kamu mesti tenggelam dan terbuai dalam kegalauan yang menyengsarakanmu? Lebih baik memanfaatkan apa-apa yang sudah diberikan-NYA untuk berbuat kebaikan.

Bagaimana? Setelah merefleksi diri, masihkah ingin jadi “generasi galau”? (saya menyebutnya Galau-ers, hehe ^^)..Pikirkan dirimu kawan, ada banyak hal-hal bermanfaat yang bisa kamu berikan pada kehidupan sekitar, daripada hanya berkutat dalam 1 masalah yang(sebetulnya) sepele..

SOLUSI
Solusi yang saya tawarkan cukup sederhana..Kalahkan galau dengan menjadi orang GAUL.”wow..Mbaaaa....emangnya gue kurang gaul apa? “, “Enaaak aja, masa gue dibilang gak geol getoh”
Haha..jangan salah Sist, Bro..Gaul tu singkatan :
G : Gantungkan semua harapan pada ALLAH
A : Ada niat dan kemauan keras untuk keluar dari masalah
U : Udah waktunya MOVE ON!!!!!
L : Lapangkan dada, Lapangkan hati, Luruskan niat kembali ^^
So, mari lawan rasa galau mu, dan jadi orang yang GAUL..Sepakat??? (Manjur insyaALLAH)
Selamat menjalankan pertempuran dengan rasa galau..
Wallahu a'lam bishawwab.Mudah-mudahan  bermanfaat..

( Created by : Ayu Nurjannah, Sebuah Refleksi Diri )

3 komentar:

  1. Oke ni artikel, cuma paragraf pmbukanya kurang gereget,he. Tiba2 ke definisii aja. Afwan y. Keep writing.

    BalasHapus
  2. hehe..ndak apa2 Kak,namanya belajar nulis..sip.syukron komennya^^

    BalasHapus